Untuk Jarak Jauh

Untuk Jarak Jauh



SALAH satu produk andalan Kia Mobil Indonesia (KMI) saal ini adalah Grand Sedona. Dikenalkan tahun lalu. MPV besar ini jadi salah satu pilihan mobil keluarga di Tanah Air.

Salah satu yang unik dari mobil keluarga ini adalah pada bagian mesin. Hadir mengguna* kan mesin Lambda II 3.342 cc, mesin besar ini menghasilkan tenaga 270 ps pada putaran 6.400 rpm. Mengapa Kia memilih mesin berkubikasi besar pada produknya ini?

"Sebenaniva kalau dilihat model eity car dan sedan Kia mengarah pada gaya Eropa. Untuk model MPV yang lebih besar mengarah pada pasar Amerika dan Australia yang memang gemar model seperti ini." ucap Tonny Saptono, Senior Intructur dan Produet Devclop-raent PT Kia Mobil Indonesia (KMI) beberapa waktu lalu.

Mesin besar pada perjalanan jarak jauh seperti di tol antarwilayah lebih dibutuhkan. Tonny mengungkapkan ini juga yang menjadi satu keunggulan mesin besar di mana konsumen dapat melaju pada kecepatan 120 kilometer per jam dengan putaran mesin di 2.000 rpm.
'Kalau mesin kecil tidak bisa, trnaga tidak cukup. Banyak orang masih terpatok pada ukuran cc
mesin padahal hitungan suplai bahan bakar yang masuk ke mesin kalau bicara konsumsi bahan bakar," ucap Tonny.

Menurut Tonny Grand Scdona memiliki konsumsi dalam kota tujuh sampai delapan kilometer per liter. Untuk penggunaan luar kota, jarak sebelas sampai dua belas kilometer per liter jadi ukuran.

Tonny juga mengatakan untuk pengalaman maksimal berkendara ada baiknya konsumen coba menggunakan bahan bakar dengan Ron 100. Ini karena mesin Grand Scdona didesain untuk pasar global, di mana paling banyak bahan bakar sudah di atas Ron i)S.

Lantas bagaimana penggunaan bahan bakar dengan Ron dibawah 98? Tonny mengungkapkan, mesin Grand Scdona memiliki
beragam sensor untuk mengatur kondisi mesin. Ini yang tidak banyak dimiliki produk lain.

'Selama ini sensor mesin masih terbilang sedikit, hanya mengatur injeksi tanpa mengatur bagian pengapian. Mesin Scdona memiliki banyak sensor di mana ia akan mengatur pengapian sesuai dengan bahan bakar. Tidak perlu mapping lagi. Jadi tidak ada kekhawatiran mesin akan menge-litik," ucap Tonny.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Brrmotor Indonesia (Gaikindo), Grand Sedona hingga September 2017 berhasil terdistribusi sebanyak 52 uniL Kia menawarkan Grand Sedona dalam dua varian yakni AT yang diban-derol Rp 487.5 juta dan Ultimatc Rp 555.5 juta. Dari kedua varian tersebut, Ultimatc mendominasi pemesanan.

Comments